Sunk cost fallacy

harfiah: kekeliruan biaya yang sudah tertanam

#psikologi#ekonomi#bisnis#bias-kognitif

Apa itu sunk cost fallacy?

Sunk cost fallacy adalah kesalahan dalam mengambil keputusan ketika seseorang tetap mempertahankan sesuatu yang sebenarnya sudah tidak menguntungkan hanya karena telah menginvestasikan banyak waktu, uang, tenaga, atau usaha di dalamnya. Seseorang yang mengalami pola pikir ini cenderung merasa bahwa berhenti berarti menyia-nyiakan semua pengorbanan sebelumnya, sehingga terus mengeluarkan sumber daya meskipun peluang keberhasilannya semakin kecil. Fenomena ini sering ditemukan dalam bisnis, investasi, pendidikan, pekerjaan, dan hubungan pribadi. Contohnya, seseorang tetap mempertahankan bisnis yang terus merugi karena sudah menghabiskan banyak modal, padahal kondisi menunjukkan bahwa menutup bisnis tersebut mungkin merupakan keputusan yang lebih rasional. Dalam pengambilan keputusan, biaya dan usaha yang sudah dikeluarkan seharusnya tidak menjadi satu-satunya alasan untuk melanjutkan sesuatu. Yang lebih penting adalah mempertimbangkan manfaat, risiko, dan konsekuensi dari keputusan selanjutnya.

Catatan: Berkaitan dengan bias kognitif dalam pengambilan keputusan. Biaya yang sudah dikeluarkan dan tidak dapat dipulihkan disebut sunk cost.

Contoh penggunaan

He stayed in the failing business because of the sunk cost fallacy.

Dia tetap bertahan dalam bisnis yang merugi karena terjebak dalam kekeliruan sunk cost.