#bias-kognitif
Ada 2 istilah dengan tag ini.
- sunk cost fallacykekeliruan biaya yang sudah tertanamSunk cost fallacy adalah kesalahan dalam mengambil keputusan ketika seseorang tetap mempertahankan sesuatu yang sebenarnya sudah tidak menguntungkan hanya karena telah menginvestasikan banyak waktu, uang, tenaga, atau usaha di dalamnya. Seseorang yang mengalami pola pikir ini cenderung merasa bahwa berhenti berarti menyia-nyiakan semua pengorbanan sebelumnya, sehingga terus mengeluarkan sumber daya meskipun peluang keberhasilannya semakin kecil. Fenomena ini sering ditemukan dalam bisnis, investasi, pendidikan, pekerjaan, dan hubungan pribadi. Contohnya, seseorang tetap mempertahankan bisnis yang terus merugi karena sudah menghabiskan banyak modal, padahal kondisi menunjukkan bahwa menutup bisnis tersebut mungkin merupakan keputusan yang lebih rasional. Dalam pengambilan keputusan, biaya dan usaha yang sudah dikeluarkan seharusnya tidak menjadi satu-satunya alasan untuk melanjutkan sesuatu. Yang lebih penting adalah mempertimbangkan manfaat, risiko, dan konsekuensi dari keputusan selanjutnya.
- confirmation biasbias konfirmasiConfirmation bias adalah kecenderungan seseorang untuk lebih memperhatikan, mencari, dan mempercayai informasi yang mendukung keyakinan atau pendapat yang sudah dimilikinya, sekaligus mengabaikan informasi yang bertentangan dengan pandangannya. Bias ini membuat seseorang cenderung memilih bukti yang memperkuat apa yang ingin dipercayai daripada menilai suatu informasi secara objektif. Fenomena ini dapat terjadi tanpa disadari dan sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika seseorang membahas politik, agama, kesehatan, investasi, atau isu kontroversial lainnya. Misalnya, seseorang yang sudah yakin bahwa suatu produk sangat bagus hanya akan mencari ulasan positif dan menganggap ulasan negatif sebagai sesuatu yang tidak dapat dipercaya. Confirmation bias juga berperan dalam penyebaran informasi keliru karena seseorang cenderung membagikan informasi yang sesuai dengan keyakinannya tanpa memeriksa kebenarannya secara menyeluruh.